
Halo, Socconians!
Bagaimana kabar kalian? Semoga selalu dalam keadaan baik dan sehat, ya. Di tengah wabah COVID-19 ini, jangan lupa untuk tetap patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan, menggunakan masker, dan jika bisa tetap di rumah saja, ya!
Pada kesempatan kali ini Social Connect akan membahas mengenai OCD. Apakah kalian tau apa itu OCD? Obsessive-Compulsive Disorder atau OCD adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai oleh pikiran obsesif dan tindakan kompulsif. OCD tidak mengenal batas usia, gangguan kesehatan mental ini dapat ditemukan pada anak-anak maupun dewasa.
Umumnya individu dengan OCD mengalami dua gejala berikut:
Contohnya, seseorang dengan pikiran obsesif yang berhubungan dengan keselamatan diri mungkin memiliki dorongan memeriksa semua jendela dan pintu terkunci beberapa kali sebelum mereka dapat meninggalkan rumah mereka karena hal ini membuat mereka lebih tenang. Begitu pula untuk orang-orang dengan pikiran obsesif yang berhubungan dengan terkontaminasi kuman yang memiliki dorongan untuk membersihkan diri sesering mungkin.
Penyebab utama dari OCD belum sepenuhnya dipahami. Namun kondisi ini diduga disebabkan oleh tiga hal berikut:
Nah, sekarang Socconians sudah tahu, bukan tentang OCD? Semoga hal-hal yang telah disebutkan dan dijelaskan di atas dapat menambah pengetahuan Socconias tentang OCD. Jika kalian merasa diri kalian atau orang di sekitar menunjukkan adanya gejala OCD, maka segeralah berkonsultasi ke tenaga profesional ya, agar mendapat solusi yang tepat dan menghindari self-diagnosis!
Penulis: Utari Widri
Editor-in-Chief: Kabrina Rian
Editor Medis: Keisha Alika Lie, BPsychSc
Editor Tata Bahasa: Indah Riadiani dan Glaniz Izza
Sumber Tulisan :
