• Home
  • Article
  • News
  • Partnership
  • Career
  • Login
18 Apr

4 Persamaan Antara OCD dan GAD

by Reza Fahlevi

Hai, Socconians!

Apa kabar? Semoga kalian baik-baik saja di tengah pandemi COVID-19 ini, ya. Tetap jaga diri dan lakukan social distancing. Nah, pada topik kali ini Social Connect akan membahas tentang persamaan antara OCD dan GAD. Sebelum kita membahas soal persamaan antara keduanya, yuk kita kenali dulu apa itu OCD dan GAD.

Obsessive-Compulsive Disorder atau OCD adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai oleh pikiran obsesif dan tindakan kompulsif yang terjadi berulang kali dan sulit untuk dikendalikan. Pikiran obsesif yang dialami oleh individu dengan OCD sering kali berhubungan dengan hal yang tidak umum, seperti takut terkontaminasi kuman bila menyentuh benda tertentu, atau takut menyebabkan kemalangan pada orang lain. Sedangkan Generalized Anxiety Disorder atau GAD adalah gangguan kesehatan mental yang ditandai dengan kecemasan berlebih terhadap hal-hal umum yang terjadi, seperti pekerjaan, keluarga atau hubungan dengan pasangan. Berbeda dengan rasa cemas yang biasa kita rasakan, individu dengan GAD mengalami perasaan cemas yang lebih intens sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari mereka.

Nah, setelah kita mengerti secara garis besar apa itu OCD dan GAD, yuk kita cari tahu apa kesamaan dari kedua gangguan kesehatan mental ini!

Persamaaan GAD dan OCD

  1. Faktor Genetik

Penyebab pasti dari GAD dan OCD sampai saat ini memang belum diketahui, namun beberapa studi menyatakan bahwa genetik memiliki peran dalam perkembangan kedua gangguan kesehatan mental ini. Individu yang memiliki anggota keluarga dekat dengan GAD memiliki resiko lima kali lebih besar mengalami GAD. Begitu pula dengan individu yang memiliki anggota keluarga dekat dengan OCD, resikonya akan lebih tinggi apabila anggota keluarga dekat mereka menunjukan gejala OCD pada usia muda.

  1. Rasa Cemas yang Berlebihan

Kedua gangguan kesehatan mental ini ditandai dengan perasaan cemas. Individu dengan OCD dan GAD merasakan rasa cemas yang intens dan berlebih. Individu dengan OCD merasa cemas terhadap hal yang tidak umum, sementara individu dengan GAD merasa cemas terhadap hal yang lebih umum. Rasa cemas yang mereka rasakan sangatlah intens sehingga bisa berdampak negatif pada kehidupan sehari-hari.

  1. Berkaitan dengan Kepribadian Perfeksionis yang Maladaptif

Pada dasarnya, seseorang dengan kepribadian perfeksionis ingin semuanya sempurna. Kepribadian ini bisa menjadi maladaptif bila orang itu merasakan perasaan cemas dan stress yang intens dan berlarut-larut saat keinginannya tidak tercapai. Walaupun perfeksionisme bukanlah gangguan kesehatan mental, namun pada beberapa kasus, rasa cemas yang intens dan berkepanjangan yang dirasakan oleh individu dengan kepribadian perfeksionis yang maladaptif bisa memicu munculnya gejala OCD dan GAD.

  1. Metode Pengobatan

Data dari studi sebelumnya menunjukkan bahwa Cognitive Behavioral Therapy (CBT) efektif dalam mengurangi perasaan cemas yang dialami oleh individu dengan OCD dan GAD. Pada terapi ini, individu dengan OCD dan GAD dipandu untuk mencari tahu pola pikir dan perilaku seperti apa yang selama ini membuat mereka merasa cemas. Setelah itu, mereka akan diajarkan cara berpikir dan cara berperilaku yang berbeda, yang bisa membantu mereka mengurangi rasa cemas yang dirasakan.

Setelah membaca artikel ini, semoga Socconians menjadi lebih paham tentang OCD dan GAD, ya. Yuk, kita bagikan pengetahuan baru ini pada orang-orang sekitar kita, agar kita bisa membantu meningkatkan kesadaraan orang-orang terhadap kesehatan mental!

Referensi

Penulis: Reza Fahlevi

Editor-in-Chief: Kabrina Rian

Editor Medis: Keisha Alika Lie, BPsychSc

Editor Tata Bahasa: Indah Riadiani dan Glaniz Izza

Sumber Tulisan :

  1. ADHD Wellness. (2019). “The Problem with Perfectionism”. Diakses dari https://adhdwellnesscenter.com/the-problem-with-perfectionism/
  2. Borza, L. (2017). “Cognitive-behavioral therapy for generalized anxiety”. Dialogues in Clinical Neuroscience, 19(2), 203-208. Diakses dari [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5573564/#:~:text=CBT is an effective treatment,6 months after study completion.](https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5573564/#:~:text=CBT is an effective treatment,6 months after study completion.)
  3. CMB Clinical Trials. (n.d.). “How Generalized Anxiety Disorder (GAD) & Obsessive-Compulsive Disorder (OCD) are different?”. Diakses dari https://www.cmbclinicaltrials.com/post/how-generalised-anxiety-disorder-gad-obsessive-compulsive-disorder-ocd-are-different
  4. Cognitive Behavioral Therapy Los Angeles. (n.d.). “CBT Treatment for Generalized Anxiety Disorder (GAD)”. Diakses dari https://cogbtherapy.com/generalized-anxiety-disorder-treatment
  5. Foa, E. B. (2010). “Cognitive-behavioral therapy for obsessive-compulsive disorder”. Dialogues in Clinical Neuroscience, 12(2), 199-207. Diakses dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3181959/
  6. Kelly, O., (2019). “Obsessive Compulsive Disorder (OCD) and Perfectionism)”. Diakses dari https://www.verywellmind.com/ocd-and-perfectionism-2510483
  7. National Institute of Mental Health. (2019). “Obsessive-Compulsive Disorder”. Diakses dari https://www.nimh.nih.gov/health/topics/obsessive-compulsive-disorder-ocd/index.shtml
  8. Pijar Psikologi. (2017). “Perfeksionis merupakan ciri-ciri gangguan obsesif kompulsif, benarkah?”. Diakses dari https://pijarpsikologi.org/perfeksionis-merupakan-ciri-ciri-gangguan-obsesif-kompulsif-benarkah/
  9. Star, K., (2020). “How Perfectionism can impact panic and anxiety”. Diakses dari https://www.verywellmind.com/perfectionism-and-panic-disorder-2584391#:~:text=Having unrealistic expectations about the,about how others perceive you
  10. Smith, M., & Segal, J. (2020). “Generalized Anxiety Disorder (GAD)”. Diakses dari [https://www.helpguide.org/articles/anxiety/generalized-anxiety-disorder-gad.htm#:~:text=GAD is a common anxiety,that colors your whole life.](https://www.helpguide.org/articles/anxiety/generalized-anxiety-disorder-gad.htm#:~:text=GAD is a common anxiety,that colors your whole life.)

Get to know us at please send email to halo@socialconnect.id

© Social Connect 2019-2026 All rights reserved.