
Sebelum membahas lebih lanjut, Socconians tau nggak apa itu antisosial ? Antisosial atau Antisocial Personality Disorder (ASPD) merupakan kondisi kompleks komordibitas atau gangguan perilaku bukan bawaan pada individu yang membahayakan individu itu sendiri serta keluarga dan masyarakat di sekitarnya. Penyebab gangguan kesehatan mental ini dikelompokkan ke dalam dua jenis, yaitu :
Setidaknya gangguan kesehatan mental ini dapat terdeteksi sejak usia 15 tahun dengan dipenuhinya tiga dari tujuh kriteria ini, yaitu kegagalan menyesuaikan diri dengan norma sosial, ketidakbertanggungjawaban, kecurangan, ketidakpedulian dengan kesejahteraan atau keadaan orang lain, kenekatan, kegagalan untuk membuat rencana masa depan, serta mudah marah dan bertindak agresif. Banyaknya sisi negatif tersebut mengakibatkan antisosial sering dijadikan sumber masalah dari ketiga hal ini.
1. Depresi
Antisosial dapat muncul dari pribadi khususnya pada anak dan remaja dengan depresi. Kondisi depresi dapat menyebabkan adanya ketidakstabilan emosi karena turunnya produktivitas individu yang apabila tidak ditangani secara tepat dapat menyebabkan menurunnya kesehatan mental individu tersebut. Apabila kondisi depresi ini tidak segera ditangani, dapat menyebabkan munculnya gangguan kepribadian antisosial. Semakin seseorang merasa depresi, makin tinggi pula kecenderungan perilaku antisosial.
2. Kriminalitas
Socconians, perilaku antisosial ternyata memang menjadi salah satu penyebab adanya perilaku kejahatan dan kriminalitas lho! Hal ini dibuktikan dengan ciri orang dengan antisosial, baik psikopat maupun sosiopat yang tidak memedulikan norma sehingga pelanggaran norma seperti tindak kejahatan dan kriminalitas sangat mungkin terjadi. Individu dengan antisosial yang umumnya tidak memiliki perasaan bersalah membuat individu tersebut melakukan kejahatan secara berulang-ulang. Penelitian yang dilakukan Hare pada 1991 menyebutkan adanya hubungan antara kekerasan residivisme dengan psikopat. Meskipun tidak identik dengan riwayat kriminalitas secara menyeluruh, sebagian dari jenis antisosial psikopat justru seringkali berhubungan dengan kasus kriminal yang berat.
3. Psikopat
Psikopat merupakan jenis dari antisosial, berdampingan dengan sosiopat, sehingga psikopat termasuk dalam beberapa ciri dari kepribadian antisosial (ASPD). Jadi tidak tepat jika dikatakan antisosial merupakan penyebab psikopat, ya. Lebih tepat dikatakan jika orang dengan psikopat dan sosiopat akan sama-sama memiliki ciri umum antisosial yaitu manipulatif, bertindak kasar dan kriminal, tidak bertanggung jawab, rasa penyesalan, dan tidak memiliki empati pada sesama. Socconians, meskipun termasuk jenis dari antisosial, seorang psikopat justru merupakan pribadi dengan kemampuan bersosial dan kontrol diri yang baik lho. Ia akan bersikap tenang. Namun, di balik itu ada rencana-rencana kejahatan yang disusun dengan mendetail. Perilaku tersebut berbeda dengan sosiopat yang sulit bersosialisasi dengan lingkungan, bersikap acuh sehingga cenderung menyendiri dan tidak peduli terhadap orang lain.
Nah, setelah mengetahui lebih banyak mengenai antisosial serta hubungannya dengan depresi, kriminal, dan psikopat, Socconians boleh banget menyebarkan informasi ini kepada keluarga, teman dan relasi. Yuk baca artikel-artikel lainnya dari Social Connect! Jadi aktivis peduli terhadap gangguan kesehatan mental dan lindungi kesehatan mental diri kamu, keluarga, dan orang-orang kesayanganmu!
ReferensiPenulis: Ayu Putri Ashilah
Editor-in-Chief: Kabrina Rian
Editor Medis: Pandhit Satrio Aji S. Psi
Editor Tata Bahasa: Dian Rotua Damanik dan Sulistia Ningsih
Sumber Tulisan :
