
Halo Socconians!
Belum lama ini, mungkin kamu pernah mendengar adanya kasus bunuh diri pria berdasi di underpass Senen maupun dugaan berita lain soal salah satu siswi SMPN 147 Jakarta. Nah, berbicara mengenai bunuh diri, rasa-rasanya cukup banyak pemberitaan dengan topik tersebut yang mudah ditemukan baik dari media daring hingga televisi. Hal ini sejalan dengan data WHO yang menyebutkan terdapat hampir 800.000 orang meninggal dunia disebabkan oleh bunuh diri setiap tahunnya.
WHO juga turut menjelaskan 79% bunuh diri global terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Ini menandakan Indonesia berada dalam kisaran angka persentase tersebut. Nyatanya, berdasarkan pernyataan dari Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, Teddy Hidayat, menyebutkan angka kasus bunuh diri di Indonesia mengalami peningkatan. Dalam satu tahun, tercatat setidaknya ada 10.000 kasus.
Mendengar hal tersebut tentunya cukup mengiris hati dan membuat sedih, bukan? Sebenarnya apa sih bunuh diri itu sendiri dan apa saja tanda-tanda orang yang ingin mengakhiri hidupnya? Bunuh diri menurut American Psychological Association adalah tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri hidup yang bermula dari stres yang mengarah kepada depresi hingga frustasi. Seseorang yang selalu diliputi perasaan negatif dalam kurun waktu yang lama biasanya akan terdorong untuk memiliki perasaan atau keinginanan bunuh diri.
Mereka dibutakan oleh perasaan benci pada diri sendiri, keputusasaan, dan keterasingan. Orang yang ingin bunuh diri tidak dapat melihat cara apa pun untuk menemukan pertolongan kecuali melalui kematian. Mereka melakukannya dengan cara menggantung diri, minum obat-obatan melebihi dosis, menenggak cairan beracun, atau menggunakan senjata. Situasi ini dapat dipicu oleh berbagai hal, salah satunya adalah depresi.
Depresi yang tak tertangani seringkali berujung pada tindakan bunuh diri. Oleh karena itu, penanganan depresi sangat penting dilakukan agar ide dan keinginan hingga percobaan bunuh diri dapat dicegah. Jika kamu menemukan teman, saudara, kerabat, pasangan atau bahkan mantan yang sedang mengalami depresi dan menunjukan tanda-tanda ingin bunuh diri, maka jangan dibiarkan! Untuk mengetahuinya berikut tanda-tanda orang yang ingin bunuh diri.
Tanda-Tanda Orang Ingin Bunuh Diri
Socconians, setelah membaca artikel di atas pastikan kamu termasuk salah satu orang yang tidak ingin jika kasus bunuh diri ini semakin banyak terjadi. Lalu jika menemukan orang terdekat kamu menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan bunuh diri seperti di atas, ada baiknya lakukan beberapa pendekatan personal. Misalnya bersedia mendengarkan ceritanya, memberikan dukungan dan motivasi, menyarankan untuk ke dokter atau psikiater, mengajak ke pemuka agama setempat, dan bisa juga untuk menghubungi hotline untuk pencegahan bunuh diri.
( ReferensiSumber Tulisan :
