• Home
  • Article
  • News
  • Partnership
  • Career
  • Login
18 Apr

Tanda-tanda Orang Ingin Bunuh Diri

by Tubagus Fajar Adhitya

Halo Socconians!

Belum lama ini, mungkin kamu pernah mendengar adanya kasus bunuh diri pria berdasi di underpass Senen maupun dugaan berita lain soal salah satu siswi SMPN 147 Jakarta. Nah, berbicara mengenai bunuh diri, rasa-rasanya cukup banyak pemberitaan dengan topik tersebut yang mudah ditemukan baik dari media daring hingga televisi. Hal ini sejalan dengan data WHO yang menyebutkan terdapat hampir 800.000 orang meninggal dunia disebabkan oleh bunuh diri setiap tahunnya.

WHO juga turut menjelaskan 79% bunuh diri global terjadi di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Ini menandakan Indonesia berada dalam kisaran angka persentase tersebut. Nyatanya, berdasarkan pernyataan dari Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia, Teddy Hidayat, menyebutkan angka kasus bunuh diri di Indonesia mengalami peningkatan. Dalam satu tahun, tercatat setidaknya ada 10.000 kasus.

Mendengar hal tersebut tentunya cukup mengiris hati dan membuat sedih, bukan? Sebenarnya apa sih bunuh diri itu sendiri dan apa saja tanda-tanda orang yang ingin mengakhiri hidupnya? Bunuh diri menurut American Psychological Association adalah tindakan yang dilakukan untuk mengakhiri hidup yang bermula dari stres yang mengarah kepada depresi hingga frustasi. Seseorang yang selalu diliputi perasaan negatif dalam kurun waktu yang lama biasanya akan terdorong untuk memiliki perasaan atau keinginanan bunuh diri.

Mereka dibutakan oleh perasaan benci pada diri sendiri, keputusasaan, dan keterasingan. Orang yang ingin bunuh diri tidak dapat melihat cara apa pun untuk menemukan pertolongan kecuali melalui kematian. Mereka melakukannya dengan cara menggantung diri, minum obat-obatan melebihi dosis, menenggak cairan beracun, atau menggunakan senjata. Situasi ini dapat dipicu oleh berbagai hal, salah satunya adalah depresi.

Depresi yang tak tertangani seringkali berujung pada tindakan bunuh diri. Oleh karena itu, penanganan depresi sangat penting dilakukan agar ide dan keinginan hingga percobaan bunuh diri dapat dicegah. Jika kamu menemukan teman, saudara, kerabat, pasangan atau bahkan mantan yang sedang mengalami depresi dan menunjukan tanda-tanda ingin bunuh diri, maka jangan dibiarkan! Untuk mengetahuinya berikut tanda-tanda orang yang ingin bunuh diri.

Tanda-Tanda Orang Ingin Bunuh Diri

  1. Kerap kali berbicara mengenai bunuh diri. Misalnya membuat pernyataan seperti “Saya akan bunuh diri”, “Saya berharap saya sudah mati”, atau “Saya berharap saya belum dilahirkan”.
  2. Perilaku menyakiti diri sendiri.
  3. Memiliki mood swings, seperti menjadi emosional pada suatu waktu dan sangat tidak bersemangat di hari berikutnya.
  4. Mempunyai “harapan untuk mati”. Sering nekat dan melakukan hal-hal yang berisiko menyebabkan kematian, seperti mengebut di jalan atau menerobos lampu merah.
  5. Menarik diri dari lingkungan. Orang tersebut menghindari teman dekat dan keluarga. Kehilangan minat dalam kegiatan, acara sosial, sampai menjadi terisolasi.
  6. Menjadi pemakai narkoba atau pemabuk.
  7. Sering mengatakan hidupnya hancur, tidak ada harapan, ia tidak bisa membantu apapun, dan tidak berguna.

Socconians, setelah membaca artikel di atas pastikan kamu termasuk salah satu orang yang tidak ingin jika kasus bunuh diri ini semakin banyak terjadi. Lalu jika menemukan orang terdekat kamu menunjukkan tanda-tanda ingin melakukan bunuh diri seperti di atas, ada baiknya lakukan beberapa pendekatan personal. Misalnya bersedia mendengarkan ceritanya, memberikan dukungan dan motivasi, menyarankan untuk ke dokter atau psikiater, mengajak ke pemuka agama setempat, dan bisa juga untuk menghubungi hotline untuk pencegahan bunuh diri.

( Referensi

  1. Tim Penulis
    • Tubagus Fajar Adhitya
  2. Tim Editor
    • Sulistia Ningsih
  3. Review Medis
    • Mozes Touw, M.Psi., Psikolog

    Sumber Tulisan :

    1. Dwi, Mega. (2019). “Angka Kasus Bunuh Diri di Indonesia Setiap Tahun Meningkat”. Diakses dari laman web Gatra.com pada tanggal 7 Februari 2020.
    2. Smith, Melinda,M.A, Jeanne Segal,Ph.D, & Lawrence Robinson. (2019). “Suicide Prevention”. Diakses dari laman HelpGuide pada tanggal 7 Februari 2020.
    3. Perdana, Satria. (2016). Kenali Ciri-ciri Orang yang Ingin Bunuh Diri. Diakses dari laman web HelloSehat pada tanggal 7 Februari 2020.
    4. Tim Penulis Alodokter. (2018). “Pertolongan untuk Mencegah Seseorang Bunuh Diri”. Diakses dari laman Alodokter pada tanggal 7 Februari 2020.
    5. Tim Penulis American Psychological Association. (2020). ”Suicide”. Diakses dari laman American Psychological Association pada tanggal 7 Februari 2020.
    6. Tim Penulis CNN Indonesia. (2019). “Cegah Bunuh Diri dengan Tangani Depresi”. Diakses dari laman Alodokter pada tanggal 7 Februari 2020.
    7. Tim Penulis Dokter Sehat. (2020). “10 Penyebab Bunuh Diri yang Perlu Diwaspadai”. Diakses dari laman web Dokter Sehat pada tanggal 7 Februari 2020.
    8. Tim Penulis Mayo Clinic. (2018). “Suicide and Suicidal thoughts”. Diakses dari laman Mayo Clinic pada tanggal 7 Februari 2020.
    9. Tim Penulis WebMD. (2018). “Suicide Warning Signs: What to Watch for and Do”. Diakses dari laman WebMD pada tanggal 7 Februari 2020.
    10. Tim Penulis World Health Organization. (2019). “Suicide”. Diakses dari laman WHO pada tanggal 7 Februari 2020.
    ), (

    Get to know us at please send email to halo@socialconnect.id

    © Social Connect 2019-2026 All rights reserved.