
Hai, Socconians!
Gagap atau stuttering merupakan jenis gangguan berbicara yang ditandai oleh pengulangan atau perpanjangan penyebutan suatu kata. Stutters atau seseorang dengan gagap memiliki beberapa gejala fisik seperti bibir gemetar, mata berkedip berlebihan, wajah tegang, mengepalkan tangan, dan otot wajah berkedut.
Gagap bisa disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
Gagap yang disebabkan oleh faktor genetik, dan biasanya muncul sebelum umur pubertas, atau saat anak berusia 2—5 tahun.
Gagap yang disebabkan oleh gangguan pada otak, saraf, dan otot yang terlibat dalam kemampuan berbicara.
Gagap yang disebabkan oleh trauma atau masalah dalam pemikiran atau penalaran.
Bullying pada Penderita Stuttering
Bullying merupakan perilaku yang melibatkan kekerasan fisik atau verbal yang dilakukan untuk mengintimidasi orang lain. Seseorang dengan stutters kerap kali menjadi sasaran bullying. **Mereka dianggap lebih lemah karena kemampuan berbicara mereka yang tidak fasih sehingga kurang dapat diterima dalam bersosialisasi. Penelitian yang pernah dilakukan menjelaskan bahwa anak dengan stuttering tiga kali lebih mungkin menjadi korban bullying daripada anak yang fasih.
Bullying memiliki dampak buruk bagi stutters, beberapa di antaranya yaitu:
Setelah membaca artikel ini, semoga kita semua bisa menjadi lebih hati-hati ya tentang stuttering. Kalau kamu mengenal seseorang dengan stutter, yuk beri mereka dukungan lebih!
Jangan ragu cek artikel lain di Social Connect! Mari lebih peduli dengan kesehatan mental untuk diri sendiri maupun orang di sekitar kita!
ReferensiPenulis: Ayu Putri Ashilah
Editor-in-Chief: Aniesa Rahmania Pramitha Devi
Editor Medis: Keisha Alika Lie, BPsychSc
Editor Tata Bahasa: Servita Ramadhianti dan Finda Rhosyana
Sumber Tulisan
Alodokter. Efek Bully dan Cara Mengatasinya. Diakses pada 19 Oktober 2020 dari laman https://www.alodokter.com/efek-bully-dan-cara-mengatasinya
Alodokter. Gagap. Diakses pada 17 Oktober 2020 dari laman **https://www.alodokter.com/gagap
Blood, Gordon W. Bullying and SLPs: Enhancing Our Roles as Advocates. Diakses pada 1 November 2020 dari laman https://www.stutteringhelp.org/content/bullying-and-slps-enhancing-our-roles-advocates
Furnham, Adrian and Davis, Stephen. Involvement of Social Factors In Stuttering : A Review and Assessment of Current Methodology. Diakses pada 18 Oktober 2020 dari laman https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2231609/
National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. 2017. Stuttering. Diakses pada 1 November 2020 dari laman https://www.nidcd.nih.gov/health/stuttering#:~:text=Stuttering is a speech disorder,a normal flow of speech
Onslow, Mark Teased and bullied : the Challenges of Starting School with a Stutter. Diakses pada pada 18 Oktober 2020 dari laman https://www.google.com/amp/s/theconversation.com/amp/teased-and-bullied-the-challenges-of-starting-school-with-a-stutter-71699
