
Halo, Socconians!
Bagaimana keadaanmu? Semoga sehat selalu, ya. Kamu sudah tahu belum tentang istilah dan gerakan Black Lives Matter yang akhir-akhir ini ramai di media sosial? Kalau kamu belum tahu, istilah ini berasal dari salah satu organisasi atau gerakan yang menentang segala bentuk penindasan terhadap orang kulit hitam. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang bullying khususnya racial bullying.
Apa itu rasisme? Rasisme adalah perbuatan merendahkan orang lain karena warna kulit, etnis, kebangsaan, atau ras orang tersebut. Perilaku rasisme dengan memperlakukan orang lain secara berbeda atau tidak adil disebut diskriminasi ras. Setelah kita mengetahui apa itu rasisme, Social Connect akan mengajak kamu untuk kembali mengingat definisi dari bullying dan dampak dari apa yang disebut dengan racial bullying.
Bullying adalah segala perilaku terhadap seseorang yang dengan sengaja membuatnya tertekan dan tidak bahagia. Oleh sebab itu, bullying merupakan tindakan tidak terpuji karena setiap orang berhak untuk merasa aman dan bebas dari segala macam bentuk intimidasi.
Racial bullying adalah penindasan yang berfokus kepada ras, etnis, atau budaya. Biasanya korban racial bullying dibuat merasa tidak diterima, dipinggirkan, dikecualikan, tidak berdaya, dan tidak berharga karena warna kulit, etnis, budaya, serta asal usulnya.
Hal ini dapat merujuk pada serangkaian perilaku yang menyakitkan, baik fisik maupun psikologis. Tindakan racial bullying tidak melulu menyasar warna kulit, namun juga stereotip yang melekat terhadap suatu kelompok ras tertentu. Misalnya, orang yang berasal dari etnis Tionghoa sering dibilang pedagang, padahal tidak semua etnis Tionghoa seperti itu pada kenyataannya.
Berikut beberapa tindakan yang merupakan racial bullying :
Berdasarkan aspek-aspek di atas, berikut adalah beberapa cara yang dapat Socconians lakukan dalam menghadapi tindakan *racial bullying: *****
Socconians, kurang lebih demikian gambaran tentang perilaku racial bullying yang sampai sekarang masih menjadi masalah yang sangat besar di seluruh dunia. Semoga setelah membaca ini pengetahuanmu tentang racial bullying bertambah, ya. Jangan segan untuk melaporkan tindakan bullying yang terjadi di sekitar kita. Baca terus artikel-artikel dari Social Connect untuk tahu lebih banyak tentang kesehatan mental karena kesehatan mental bukan harus menjadi ketakutan, akan tetapi bisa menjadi cambuk untuk mengubah kita ke arah yang lebih baik.
ReferensiSumber Tulisan
