• Home
  • Article
  • News
  • Partnership
  • Career
  • Login
18 Apr

Self-Love: Kunci Pengembangan Diri Bagi Ibu

by Selvia Ernas

Halo, Socconians!

Socconians, apa kalian setuju bahwa kasih ibu sepanjang masa? Ibu bisa mencintai dan menyayangi anggota keluarga tanpa henti-hentinya. Tak jarang, besarnya peran ibu bagi keluarga membuat ibu mengabaikan dirinya sendiri.

Ibu sering lupa makan tepat waktu, kelelahan mengurus rumah, sibuk mengurus anak, sampai tidak punya waktu me-time untuk dirinya sendiri. Pola hidup yang terus menerus seperti itu tidak baik bagi kesehatan mental dan fisik kita, lho, Socconians. Ibu yang tidak bahagia akan sulit membuat suasana rumah bahagia. Oleh karena itu, penting sekali mempelajari self-love untuk tetap bahagia dalam menjalani peran sebagai ibu.

Manfaat Self-Love bagi Ibu

Self-love adalah latihan yang dapat membuat hidup kita bermakna dan menjaga kita untuk tetap sehat. Dengan self-love, kita menciptakan kebiasaan yang sehat dan hidup berdasarkan hal yang kita inginkan sesuai dengan nilai, moral, dan kepercayaan kita. Selain itu, self-love membuat kita ingin terus mengembangkan diri menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi bahan bakar untuk membenahi kekurangan, serta membuat kita menemukan cara yang sehat dalam menghadapi masalah. Mempraktikkan self-love dapat memudahkan kita untuk mencapai kepuasan hidup juga meningkatkan kebahagiaan.

Tips Self-Love bagi Ibu

Banyak cara yang bisa ibu lakukan untuk melatih self-love. Simak beberapa di antaranya, yuk!

  1. Luangkan waktu untuk me-time

Jangan pernah merasa bersalah untuk mengambil waktu sejenak untuk merefleksikan apa yang ada di pikiran. Ambil waktu sejenak untuk dirimu sendiri dan lakukan kegiatan yang kamu sukai, seperti menulis diari, sekadar minum teh, karaoke, atau memanjakan diri di salon.

  1. Nobody’s perfect. Allow yourself to make mistakes

Menjadi ibu tidak ada sekolahnya. Sering kali kita melakukan kesalahan, baik kepada anak maupun pasangan. Tidak apa, ucapan maaf dan mengakui kesalahan adalah sikap yang baik. Hal ini secara tidak langsung bisa mengajarkan kepada anak untuk bertanggung jawab.

  1. Nilai dirimu tidak dilihat dari bagaimana tubuhmu

Setelah jadi ibu, ngerasa gendutan? Wajar banget. Semua ibu mengalami perubahan pada fisiknya setelah melahirkan. Kamu berharga lebih dari sekadar ukuran celana dan bajumu. Pilih pakaian yang membuatmu merasa nyaman, percaya diri, dan bahagia, ya!

  1. Berlatih yoga

Berlatih yoga dapat membantu kita mengatur emosi. Dimulai dari berlatih cara pernapasan sederhana. Latihan tarik napas, tahan 10 detik dan buang secara perlahan dapat membuatmu tenang.

  1. Hargai usahamu

Berlatihlah berterima kasih pada diri sendiri, terutama ketika kamu merasa tidak cukup puas dengan apa yang kamu lakukan. Ingat lagi apa yang sudah dirimu lakukan hari itu dan biarkan dirimu beristirahat.

  1. Set simple goals

Tidak mudah bagi ibu untuk menghadapi urusan rumah yang rasanya tiada habisnya. Namun, tidak ada salahnya untuk tetap menuliskan apa yang kamu ingin lakukan, lalu coba untuk meluangkan waktu dan membuat rencana untuk mewujudkannya.

  1. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Bertemu dengan sesama ibu di sekolah anak-anak atau melihat postingan media sosial, tak sadar membuat kita membandingkan diri kita dengan orang lain. Padahal kunci pengembangan diri adalah dengan membandingkan diri kita saat ini dengan diri kita kemarin.

  1. Mulai berkata “Tidak”

Tanda bahwa kamu mencintai dirimu adalah dengan mengetahui bahwa setiap manusia, termasuk dirimu memiliki batasan. Prioritaskan yang penting untuk dilakukan. Jangan segan untuk menolak hal yang dapat mengganggu dirimu, ya!

Itulah beberapa cara yang bisa kamu mulai terapkan ke dirimu. Nggak mudah, tetapi bukan berarti nggak bisa. Kalau kamu sudah mencintai dirimu, apa pun yang kamu lakukan pasti hal yang mendukung pengembangan dirimu. Semangat, Ibu, you are worth it!

Referensi

Penulis: Selvia Ernas

Editor-in-Chief: Aniesa Rahmania Pramitha Devi

Editor Medis: Keisha Alika Lie, BPsychSc

Editor Tata Bahasa: Christina Intania A dan Finda Rhosyana

Sumber Tulisan

  1. Alison Rachel Stewart (2018). “13 Steps to Achieving Total Self-Love”. Diakses pada 30 November 2020 dari situs https://www.healthline.com/health/13-self-love-habits-every-woman-needs-to-have#Takeaway
  2. Courtney E Ackerman (2020). “What is Self-Compassion and What is Self-Love?”. Diakses pada 4 Desember 2020 dari situs What is Self-Compassion and What is Self-Love? PositivePsychology.com
  3. Darlene Lancer, JD, MFT. (2018). “10 Tips For The Best Mothering & Self-Love”. Diakses pada 30 November 2020 dari situs https://psychcentral.com/lib/10-tips-for-the-best-mothering-self-love/
  4. Krystina Murray (2020). “Self-Love” Diakses pada 30 November 2020 dari situs https://www.rehabspot.com/treatment/spiritual/self-love/
  5. Marika Lindholm Ph.D. (2017). “Practice Self-Love to Become Even Better Parent”. Diakses pada 30 November 2020 dari situs https://www.psychologytoday.com/us/blog/more-women-s-work/201711/practice-self-love-become-even-better-parent
  6. Sherri Gordon (2020). “How to Rediscover Your Sense of Self in Motherhood”. Diakses pada 30 November 2020 dari situs https://www.verywellfamily.com/overcoming-pressures-to-be-super-mom-4164348

Get to know us at please send email to halo@socialconnect.id

© Social Connect 2019-2026 All rights reserved.