
Awal tahun 1974, Amerika Serikat dihebohkan dengan sosok Ted Bundy, seorang penculik, pemerkosa, dan pembunuh puluhan remaja perempuan. Pembunuhan berantai tersebut merenggut setidaknya 30 korban jiwa. Di belahan dunia lainnya, Diane Downs turut menggemparkan publik setelah berupaya membunuh ketiga anak kandungnya pada tahun 1983.
Keduanya kemudian didiagnosis dengan gangguan mental antisosial, yaitu Bundy dikategorikan sebagai psikopat dan Downs sebagai sosiopat. Serupa tapi tak sama, apakah Socconians tau perbedaan antara antisosial, psikopat, dan sosiopat? Yuk, simak lebih lanjut karena Social Connect akan bahas khusus untuk Socconians!
Antisosial
Walsh dan Wu (2008) individu dengan gangguan antisosial adalah mereka yang memiliki masalah moral tetapi tidak menunjukkan gejala gangguan kesehatan mental yang parah dalam kesehariannya. Ciri utama pada individu dengan gangguan antisosial adalah mereka sering melanggar norma atau hak orang lain serta hukum yang berlaku di masyarakat.
Psikopat
Psikopat merupakan gangguan kepribadian yang terdiri dari dua faktor, yaitu ketidakpekaan terhadap emosi dan gaya hidup yang menyimpang. Psikopat tidak memiliki rasa empati, moralitas dan rasa bersalah dalam dirinya sehingga mereka tidak mampu menghubungkan emosi dan realita yang dihadapi.
Ciri utama dari gangguan psikopat adalah hadirnya sifat manipulatif demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Selain itu, tingkat kecerdasan yang tinggi dan sifat narsisistik juga menjadi ciri umum pada individu dengan gangguan psikopat. Kecerdasan dan narsisisme tersebut membantunya dalam memanipulasi dan membuat lengah sekelilingnya.
Sosiopat
Di sisi lain, orang dengan gangguan sosiopat menunjukkan adanya kesadaran mengenai moralitas. Mereka tetap bisa merasakan emosi, tetapi juga tidak terlalu peka seperti orang tanpa gangguan kesehatan mental. Tidak seperti psikopat, ciri utama dari gangguan sosiopat adalah hadirnya lonjakan emosi dan pengendalian diri yang buruk. Orang dengan gangguan sosiopat cenderung bertindak secara impulsif, tanpa pertimbangan yang matang.
Lantas, apa bedanya?
1. Antisosial, Psikopat, dan Sosiopat
Di antara ketiganya, gangguan kepribadian antisosial (Antisocial Personality Disorder/ASPD) berperan sebagai payung atau konsep besar yang menaungi psikopat dan sosiopat. Terdapat perbedaan mendasar antara psikopat dan sosiopat yaitu dari cara berpikir. Pada psikopat, mereka tidak mempertimbangkan moralitas dan tidak memiliki rasa bersalah. Sedangkan pada sosiopat, mereka memiliki moralitas dan nurani, tetapi kesulitan untuk menggunakannya dalam membedakan hal yang benar dan salah.
2. Penyebab Gangguan Psikopat dan Sosiopat
Kedua gangguan ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan dalam sistem saraf pusat dan rendahnya aktivitas sistem saraf perifer, yang menyebabkan mereka sulit merasakan takut. Namun, yang membedakannya adalah psikopat terlahir dengan kondisi otak demikian, sedangkan ketidakseimbangan pada sosiopat terbentuk sebagai mekanisme pertahanan diri dan observasi dari pengalaman buruk sebelumnya. Masa kecil yang buruk, pengalaman mengalami kekerasan, atau trauma dalam hubungan interpersonal mampu memicu individu tumbuh sebagai seorang sosiopat.
3. Asal, Jumlah, dan Perkembangannya
Jumlah individu dengan gangguan psikopat tergolong stabil dari masa ke masa. Akan tetapi, perkembangan sosiopat terus mengalami peningkatan. Bagai rantai yang tidak dapat terputus, peran keluarga yang tidak berfungsi secara normal, masyarakat kelas bawah, dan kelompok minoritas merupakan faktor utama penyebab tingginya peningkatan jumlah individu dengan gangguan sosiopat.
4. Relasi dengan Sekitar
Psikopat dikenal dengan karakteristiknya yang tidak mampu membangun hubungan dengan sekitar, atau sebatas membangun hubungan dangkal untuk dimanipulasi. Sebaliknya, sosiopat menikmati relasi dengan orang lain, kendati Ia tidak memedulikan aturan umum dalam masyarakat.
5. Tindak Kriminalitas
93% orang dengan gangguan psikopat terlibat dalam tindak kriminal. Namun, perilaku kriminal yang dilakukan oleh psikopat dan sosiopat sangat berbeda. Seorang psikopat akan melakukan tindak kriminalitas dengan sangat terencana. Tingkat kecerdasannya yang tinggi membantu mereka untuk merencanakan kejahatan dengan sangat detail. Sedangkan kejahatan yang dilakukan oleh sosiopat umumnya merupakan hal impulsif dan tidak direncanakan.
Nah, itu dia perbedaan singkat antara antisosial, psikopat, dan sosiopat. Mulai sekarang jangan sampai salah membedakannya ya, Socconians! Jangan lupa juga untuk kunjungi platform Social Connect untuk informasi kesehatan mental lainnya. Ditunggu ya!
ReferensiPenulis: Aisya Maura
Editor-in-Chief: Kabrina Rian
Editor Medis: Fadilla M. Aulia, S.Psi
Editor Tata Bahasa: Iis Sahara dan Zimi
Sumber Tulisan
